Jumat, 13 November 2015

Senandung Dua-dua

Dear Ayahku... Lihatlah, aku tersenyum hari ini
Bahkan lebih sumringah dari yang dahulu
Tidak menangis dan nakal lagi
Tidak lagi suka mengadu jika aku pilu
Tidak lagi berebut untuk nonton tivi 
Tidak lagi merengek bila aku diganggu
Tidak, tidak tidak lagii
Tetapi, Maaf... 
Aku belum bisa menjadi dewasa
Aku belum bisa bijaksana Aku belum bisa merubah suasana
Aku belum bisa membuat bahagiah
Aku masih tidak bisa menahan air mata
Aku, aku tetap saja manja
Hhh..
Tahun ini aku sudah dua puluh dua tahun melihat dunia Dan sepuluh tahun juga engkau disana Aku sering juga berkata dan bercerita seorang saja Berandai-andai, bahkan selalu bertanya mengapa? kenapa..kenapa? Ayahanda, ... Ternyata berat kehidupan dunia Ternyata Keras pergaulan bersama mereka Ternyata tulus itu tidak ada Ternyata bekerja itu susah luar biasa Ternyata ternyata ternyata semua fana Oh ia, ini keluarga kita Aku marangkumnya dalam kotak hitam tapi penuh warna Jangan khawatir, kami baik-baik saja Engkau baik-baik ya disana Salam rindu dari si bungsu anakmu yg masih muda :)
Batam, november 2015
an. Farah Aissya 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)