Sabtu, 30 April 2016

Assalamu'alaikum ya Rasulullah...

Surat Kecilku untuk Rasul

 
Assalamu'alaikum ya Rasulullah...

Ya Rasulullah...
Sudikah engkau menerimaku menjadi umatmu?
Sudikah engkau bertemu denganku??
Sudikah engkau menatapku di masanya kelak?
Sudikah engkau memelukku di akhirat nanti?
Sudikah engkau memberikan syafaatmu untuk umat yang mengaku mengidolakanmu ini?

Ya Rasulullah...
Aku sungguh mencintaimu,
Aku sungguh merindukanmu melebihi apapun.
Aku sungguh memuliakanmu melebihi siapapun.
Aku sungguh ingin bertemu denganmu.
Aku sungguh ingin memelukmu.
Aku sungguh ingin dapat menatap indah wajahmu.
Aku sungguh, sungguh, sungguh ingin bercerita denganmu.
Aku ingin duduk dan berada disampingmu, mendengarkan semua kisah-kisah perjuanganmu.
Perjuanganmu membela Islam. Islam nan begitu indah dan mendamaikan jiwaku.

Ya Rasulullah...
Maaf kan aku, mengaku mencintaimu tetapi tidak mengamalkan sunnah dan perintah yang telah engkau sampaikan. Bahkan tak jarang diri yang mengaku merindukanmu ini semena-mena dengan apa yang telah engkau amanahkan.

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, mengaku merindukanmu; namun tak jarang diriku lebih sering melupakanmu di dalam perjalanan kehidupanku. Bahkan aku dengan egonya mengaku terus rindu akan engkau padahal tidak melakukan amalan baik dikesempatan waktu yang telah Allah berikan. Aku tidak mampu menjalin silaturrahim yang berkelanjutan dengan saudara-saudara yang Allah ciptakan. Bahkan dengan saudara satu aliran darahpun aku belum mampu memelihara silaturrahim ini. Dan masih pantaskah diri ini merindukanmu ya Rasulullah? Masih pantaskah diri ini menjadi bagian dari umatmu?

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, mengaku memuliakanmu melebihi apapun; namun aku seringlah tidak santun terhadap yang lebih tua dari diri ini. Sering bertela-tele dengan Ibu yang telah melahirkanku ke dunia. Bahkan tak jarang diri yang mengidolakanmu ini, seakan lebih sering menyakiti perasaan Ibu/Bapaknya sendiri. Padahal diri ini mengetahui betapa engkau memuliakan orang yang lebih tua apalagi Ibu/Bapakmu sendiri. Tetapi apa yang telah diri ini lakukan. Diri yang mengaku memuliakanmu belum mampu memuliakan orang-orang yang engkau anjurkan utk dimuliakan. Masihkan diizinkan diriku tetap memuliakanmu melebihi siapapun ?

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, mengaku ingin bertemu denganmu; namun apa yang sudah diri ini lakukan? Ia hanya mengaku dan berhasrat seperti itu saja. Ia tidak melakukan amalan yang engkau perintahkan. Diri ini masihlah sering terlena dengan tokoh-tokoh yang ada di dunia fana. Bahkan tak jarang diri ini berjumpa dialam mimpi dengan tokoh fana tersebut. Seakan diri ini lebih mengidolakannya dibandingkan sosokmu. Diri ini menjadi lupa akan engkau. Sebab itukah diri ini tidak dapat bertemu denganmu ya Rasulullah? 

Ya Rasulullah...Maafkan diri ini, mengaku sungguh ingin memelukmu; namun hati ini masih kotor, amalanku masih sangat buruk, ucapan demi ucapan yang keluar dari mulut ini masih begitu kasar dan banyak kenistaan. Bahkan wajah dan seluruh anggota tubuh ini masih begitu kusam dan sangatlah kering, karena jarang sekali basah oleh wudhu yang telah engkau anjurkan. Masih mungkinkah diri yg begitu kotor ini dapat memelukmu ya Rasulullah?

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, mengaku sungguh inginkan menatap indah wajahmu; namun diri ini belum mampu membersihkan apa yang didalam diri ini. Pakaian kemulyaan sebagai seorang mukminin pun belum mampu ku tegakkan sepenuh hati. Bahkan pakaian sebagai seorang muslimah yang sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an tak jarang aku masih melalaikannya. Dan sekarang bagaimana mungkin diri ini dengan tamaknya mengatakan ingin menatap wajahmu ya Rasulullah, Masih pantaskah hasrat ini dapat terwujud?

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, betapa aku ini ingin berada di dekatmu, menepi disampingmu, duduk di depanmu, dan sangat inginkan dengan hikmat mendengarkan syahdu cerita dari suaramu; namun masihkah pantas diri ini? karena pikiranku hingga sekarang belum jua mampu mengingat semu kisah perjuanganmu di dalam memperjuangakan dan membela Islam. Bahkan untuk mendengarkan kisah suram dan tangismu yang akhirnya berbuah manis di hadapan para pejuang pembela Islam di seluruh belahan bumi saja diri ini masihlah sangat jarang. Diri ini malah lebih terlena dengan aktor-aktor dunia maya yang tidak jelas asal usul mereka. Maafkanlah karena tetap  berharap berjumpa denganmu.

Ya Rasulullah...
Maafkan diri ini, dengan sombng dan tamak mengharap syafaatmu; namun diri ini jarang sekali bersholawat atas dirimu. Bagaimana mungkin ya Rasulullah...
Maafkanlah hati ini, sangat egois mengharapkan ini semua. Tetapi  tidak mengamalkan sunnah dan kewajiban sebagai hamba Allah Maha Agung.

Ya Rasulullah...
Maafkan umat yang mengaku mencintaimu ini.
Ya Rasullah... Maaf...

Allahumma sholli 'ala muhammad
Wa 'ala ali muhammad.


Wassalamu'alaikum,
Umatmu ya Rasulullah.



Minggu, 17 April 2016

Manfaat Donor Darah


Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tanggal 14 Juni. Dan sekitar dua bulan yang lalu di hari Rabu, 10 Februari 2016, jam 09.00 s/d 15.00 wib tepatnya di Adhya Building, lantai 1 (ex. Cafeteria) - Sukajadi, Batam. Yang diselenggarakan langsung oleh PT. Adhya Tirta Batam (ATB), dengan motto; "SETETES DARAH ANDA, MENYELAMATKAN BANYAK JIWA. Ditempat ini akhirnya si pemilik akun Bielalang memberanikan diri untuk menjadi salah satu donatur penyumbang darah, pada awalnya ada rasa gugup dan takut sih. Ah, tapi sudahlah, Harus Berani !! Karena seperti yang kita ketahui bahwa menyumbangkan/donor darah memberikan banyak manfaat  untuk kesehatan. Bahkan bisa menjadi sumbangan/amalan yang harganya tidak akan pernah ternilai bagi orang lain.

Sekali lagi jangan takut sahabat Bielalang! Donor darah memberikan manfaat yang sangat baik untuk si pendonor, selain itu kita juga dapat mengetahui mengenai kesehatan tubuh kita sendiri. Darah yang sehat akan disalurkan ke saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan. sama seperti semboyan yang diatas. Setetes darah akan menyelamatkan banyak jiwa.

Sahabat bielalang, selain manfaat seperti "Meningkatkan rasa sosialisme terhadap sesama dan Menambah catatan atas amalan/pahala untuk menuju akhirat kelak" Ada banyak manfaat kesehatan yang akan kita dapatkan memalui pundi amal donor darah (Blood Donation) ini loh. Berikut diambil melalui situs jejaring sosial health.liputan6.com, yang dikutip juga dari Boldsky, Minggu (15/6/2014) tentang beberapa manfaat yang akan didapatkan ketika kita rutin menyumbangkan darah; 

1. Mengurangi penyakit jantung
Salah satu manfaat kesehatan dari mendonorkan darah secara teratur adalah membuat jantung Anda senantiasa sehat. Dengan begitu, akan meningkatkan zat besi dalam darah dan juga mengurangi kemungkinan Anda menderita penyakit jantung.

2. Membakar kalori

Mendonorkan darah secara teratur akan membantu Anda membakar kalori dalam tubuh. Tidak percaya? Bayangkan saja, ketika darah yang Anda donorkan sebanyak 450 ml, maka Anda pun kehilangan sekitar 650 kalori.

3. Menurunkan risiko kanker


Selain membantu membakar kalori, mendonorkan darah pun dapat menurunkan risiko terjadinya kanker. Termasuk kanker hati, paru-paru, usus besar, perut, dan kanker tenggorokan.

4. Meningkatkan produksi darah

Manfaat mendonorkan darah secara teratur dapat membantu merangsang produksi sel-sel darah baru. Proses mendonorkan darah ini, akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.

5. Pikiran lebih stabil


Apakah Anda tahu bahwa mendonorkan darah secara rutin dapat membantu Anda menjaga pikiran tetap stabil? Inilah faktanya. Dengan mendonorkan darah, akan membuat Anda merasa lebih bahagia dan damai. Bahagia karena dapat menolong sesama dan damai dengan tubuh sendiri.

6. Bagian dari periksa kesehatan

Mendonorkan darah juga dapat digunakan sebagai uji pemeriksaan kesehatan diri sendiri. Ketika darah yang Anda miliki berada di dalam kantong darah dan diperiksa di laboratorium, maka tim medis akan melihat apakah Anda menderita suatu penyakit tertentu atau tidak. Sebab jika Anda negatif dari segala jenis penyakit, maka darah yang Anda miliki dapat disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan. Jika tidak, maka Anda akan diberitahu apa yang sebenarnya sedang terjadi.

7. Menjadi lansia yang sehat

Banyak orang tua yang memiliki kesehatan cukup baik dan prima di usianya yang telah lanjut tersebut. Ini sebabkan karena mereka senantiasa menyumbangkan darahnya sejak muda sampai mereka tua.

8. Menurunkan kolesterol

Manfaat kesehatan lain dari mendonorkan darah secara rutin adalah akan membantu Anda untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
 
 Nah, dari sekarang jangan pernah takut untuk mendonorkan darah anda ya :)