Masuk
ke tahapan ketiga, rasanya itu antara malas tapi malu. Mau berhenti
tapi takut dibilang tidak menepati janji. Nanti dibilang tidak
konsisten dengan ikrar yang sudah dibuat. Takut juga dibilangin, cuma
omong doank. Padahal aslinya punya mimpi yang kece untuk jadi
penulis. Ya meskipun hanya sebagai penulis eceran. *eh kok eceran
sih? hehee entahlah saya mah nulis aja dulu. Kata Coachnya, "gak
masalah, yang pentingkan di coba dulu".
Saya
harus menyelesaikan dari apa yang sudah di mulai. Jangan sampai
berhenti hanya karena tidak ada ide. Jangan membuat orang-orang yang
sudah mendoakan dan memberi dukungan penuh menjadi kecewa dengan
tindakan malas-malasan yang sering menemani!
Baiklah,
disebabkan sebelumnya saya mengambil tema yang akan di tulis itu
mengenai profesi sendiri, yakni Call Centre. Sesuai Mind Mapping yang
sudah saya konsep juga (bisa di lihat pada postingan label KMO
sebelumnya), maka dengan bismillah saya akan bertahap mencoba untuk
menjabarkannya menjadi sebuah tulisannya yang indah. Enak untuk di
baca. Dan tentunya akan sangat bermanfaat untuk teman-teman yang
masih awam tentang profesi sebagai Call Centre yang sesungguhnya.
Secara
pribadi, dulunya saya menganggap profesi sebagai Agent Call Centre
hanyalah sebagai profesi ecek-ecek dan batu loncatan untuk menggapai
mimpi menjadi seorang Konsultan Akuntansi. Karena sebelumnya saya
menempuh pendidikan dan memiliki Ijazah yang berkonsentrasi di bidang
Akuntansi Sektor Publik. Namun, seiring berjalannya waktu, profesi
sebagai Agent akhirnya saya nikmati dan sudah menjadi bagian di dalam
diri saya. Tanpa harus merasa malu karena sudah dianggap melengserkan
impian dan ijazah yang saya miliki. Ya, sejujurnya, saya bukan tidak
berminat lagi untuk menjadi seorang konsultan. Impian itu tentu tetap
bersemayam dan akan tetap ada. Hanya saja saat ini saya sedang
menikmati profesi sebagai Agent Call Centre. Banyak pengetahuan dan ilmu yang
saya dapatkan melalui profesi ini. Berada pada divisi call centre menjadi salah satu bagian yang dipercaya untuk memberikan kontribusi pada sebuah perusahaan tersebut. Karena agent call centre menjadi ujung tombak sebuah perusahaan di garda depan yang bertugas melayani pelanggan agar memperoleh kepuasan pelanggan. Oleh sebab itu, melalui mind
mapping yang sudah saya buat sebelumnya, maka saya akan mulai
menuliskannya disini.
CALL
CENTRE
Di
negara yang serba instan seperti Indonesia, Call Centre menjadi
sangat diperlukan. Call centre adalah channel paling penting dalam
sebuah perusahaan yang digunakan untuk berkomunikasi dengan
pelanggan. Lebih segera seorang agent memberikan jawaban,
semakin cepat pula pelanggan merasa terpuaskan.
Menurut Dell (dalam Oktarina, 2006) call centre atau jasa pelayanan adalah suatu kemampuan organisasi atau perusahaan untuk secara konstan dan konsisten memberikan apa yang diinginkan pelanggan. Agent call center sendiri memiliki kompetensi yang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan lainnya, namun ada benang merah diantara semua agent call center, yaitu sikap yang baik dan ramah adalah hal yang mendasar yang harus dimiliki oleh setiap agent call center. Di tangan merekalah semua pertaruhan nama perusahaan berada.
Menurut Dell (dalam Oktarina, 2006) call centre atau jasa pelayanan adalah suatu kemampuan organisasi atau perusahaan untuk secara konstan dan konsisten memberikan apa yang diinginkan pelanggan. Agent call center sendiri memiliki kompetensi yang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan lainnya, namun ada benang merah diantara semua agent call center, yaitu sikap yang baik dan ramah adalah hal yang mendasar yang harus dimiliki oleh setiap agent call center. Di tangan merekalah semua pertaruhan nama perusahaan berada.
Sebuah
call center secara umum adalah bagian dari keseluruhan Customer
Relationship Management (CRM) perusahaan dan biasanya sebuah modem
Unified Communications Solution dengan software yang terspesialisasi
membuat informasi kontak dapat dihubungkan dengan sumber daya yang
cocok, kontak akan dilacak, dan history interaksi pelanggan lengkap
akan dikumpulkan dan dikelola. Sebuah call centre Indonesia akan
dianggap sebagai sebuah elemen penting dalam multichannel marketing.
Dahulu
call centre hanya ada di perusahaan-perusahaan besar seperti
perbankan, namun saat ini semua perusahaan sadar akan pentingnya
keberadaan call center. Call centre bertugas untuk menerima respons
dari konsumen baik itu keluhan maupun saran. Tugas ini dapat
dikatakan sebagai tanggung jawab yang tidak mudah. Karena itulah
orang-orang yang ada di balik divisi call center haruslah individu
yang kompeten di bidangnya. Bagiamana mungkin bisa menjadi petugas
call center jika tidak mengetahui sistem operasional perusahaan.
Ditambah
dengan sifat ataupun karakter pelanggannya yang beragam, ada yang
menurut, kritis, emosional bahkan ada yang lambat untuk mengerti akan
suatu informasi. Dengan beragam hal tersebut, maka sangat diperlukan
individu yang tangguh secara emosional dan fisik untuk menjadi
seorang call centre.
Rutinitas
kerja agent call centre sebenarnya memiliki beban keja yang lumayan
tinggi, selain agent call centre harus melayani pelanggan dengan
baik, agent call centre juga memiliki keterbatasan waktu dalam
melayani pelanggan, memiliki target service level, memiliki target
untuk login timenya dan masih banyak peraturan dan ketentuan lainnya
ketika menjadi seorang agent call centre. Untuk itu, maka seorang
yang telah memutuskan dirinya dengan profesi menjadi seorang agent
call centre harus memiliki ketangguhan dalam fisik dan metal. Agar
agent call center dapat memenuhi target yang sudah ditetapkan.
Sehingga citra perusahaan dapat terjaga.
Sebagai
contoh pada Perusahaan Air Minum, petugas call center harus
mengetahui segala seluk-beluk yang biasanya ditanyakan oleh pelanggan
seperti kenapa tagihan bisa tinggi, kenapa meteran terus berputar
sementara kran air di dalam rumah sudah ditutup rapat, bagaimana cara
melakukan pembayaran sementara ID langganan tidak diketahui, mengapa
air tidak mengalir di rumah pelanggan tersebut sementara tetangga
kiri-kanan mengalir lancar. Semua pertanyaan harus dijawab dengan
baik oleh agent call center agar dapat dimengerti oleh customer.
Apalagi jika ada keluhan seperti pipa bocor dan keluhan estimasi
pencatatan yang dilakukan petugas pencatat meter. Maka seorang agent
call centre harus cepat tanggap dengan keluhan customer tersebut.- Pengertian Agent Call Centre
Menurut Andi (2009) agent call centre adalah seorang petugas yang bekerja di suatu pusat pelayanan jarak jauh yang dilakukan melalui media komunikasi telepon, dimana pelanggan dapat berkomunikasi secara real-time dengan petugas pelayanan.
Menurut Call Centre Council of Singapore (dalam Djoko, 2003) agent call center adalah orang yang bekerja di pusat informasi yang mempunyai sumber informasi yang akurat, terupdate setiap saat dan dapat informasikan.
Jadi agent call centre adalah orang yang bekerja di pusat pelayanan yang menghubungkan antara pelanggan dengan perusahaan untuk berkomunikasi secara real-time, baik untuk mendapatkan pelayanan informasi, mendapatkan penyelesaian dari masalah yang dihadapi oleh pelanggan, menyampaikan nomor keluhan atau pengaduan yang dilaporkan pelanggan, dan memberikan saran maupun informasi atas kendala yang sedang dihadapi oleh pelanggan tersebut.
Sepertinya,
cukup sekian dulu penjelasan mengenai profesi sebagai Agent Call
Centre. Selanjutnya mengenai tugas dan fungsi serta program kerja
call centre sesuai mapping di postingan sebelumnya akan saya sharing
lagi di postingan berikutnya. Sehubungan hari ini sudah larut malam
juga.
*Hayati
rehat sejenak dulu^^
Semoga bermanfaat untuk semua dan tulisan ini dapat diterima oleh PJ dan Coach. Aamiin.
#TaskIII
#KMO


