"...Kesabaran itu ada batasnya", ungkapan ini sering kita dengar dari mereka yang sedang dalam kondisi menahan amarah. Bahkan tidak dipungkiri semua makhluk yang bernyawapun dianugerahi sifat emosional di dalam dirinya. Ini seakan sudah menjadi ketetapan bagi penghuni alam semesta. Tetapi jangan salah, amarah itu ada penawarnya.
Apa penawarnya?
Ya, Sabar.
Apa penawarnya?
Ya, Sabar.
Sifat sabar tidak hanya menjadi penawar dari kesakitan bathin manusia. Tetapi juga menjadikan seorang manusia lebih dekat dengan Penciptanya. Bila sudah seperti ini maka manusia akan menyadari bahwa, "Sang Pencipta itu selalu bersama orang-orang yang sabar".
Kawan...
Bila rasa kesal ataupun kecewa menghinggapi hatimu, jangan buru-buru melampiaskannya ke sesuatu yang ada dihadapanmu. Bila rasa benci ataupun iri diam-diam menyelinap pada pikiranmu, jangan buru-buru menyalahkan orang lain karena ketidakmampuanmu akan sesuatu. Cobalah menahannya dan obatilah dengan salah satu sifat terpuji yang telah dianugerahkan kepadamu. Sabarlah...
Bila rasa kesal ataupun kecewa menghinggapi hatimu, jangan buru-buru melampiaskannya ke sesuatu yang ada dihadapanmu. Bila rasa benci ataupun iri diam-diam menyelinap pada pikiranmu, jangan buru-buru menyalahkan orang lain karena ketidakmampuanmu akan sesuatu. Cobalah menahannya dan obatilah dengan salah satu sifat terpuji yang telah dianugerahkan kepadamu. Sabarlah...
Sabarkan hati dan pikiranmu.
Bila kesabaran seolah masih dan semakin menyiksa bathin maupun hatimu. Coba renungi kebiasaan yang sudah dilakukan sebelumnya. Sudahkah memahami bahwa dunia ini hanyalah tempat bersenda gurau semata?
Tiada guna menabung amarah. Menyimpan benci, iri, kesal, galau apalagi. Lebih baik membina rasa sabar. Menjadikan sabar sebagai kawan sejati. Menjadikan sabar sebagai penolong kehidupan di muka bumi. Satu hal lagi, dengan membina sabar berbasis pemahaman ilmu agama, akan mengangkat derajad seorang manusia di hadapan Ilahi.
Tidak ada salahnya menghapus sugesti dari, "...kesabaran itu ada batasnya" menjadi, "...Kesabaran itu tak terhingga".
Sang Pencipta memiliki rencana indah dari setiap problema yang sedang dijalani umatnya di dunia. Dia Maha Adil. Dialah yang Maha Mengetahui akan segala sesuatu. Bersabarlah.
*Cmiiw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)