Rabu, 11 November 2015

Pesan Sista di Gubuk Jingga

....
Tanpa disadari, Fee hanya duduk diam seakan terpukau menanti teduhnya hujan, kemudian berharap dapat menyampaikan pesan hati yang ia selipkan melalui hembusan angin yang dari tadi hanya berkejar-kejaran dipojok gedung tua berwana jingga. Sepertinya angin itu tau bahwa suasana hatinya sedang tidak berwarna. Raut wajahnya tidak lagi manja, tatapan matanya tidak lagi tajam seperti biasanya, bahkan bibirnya yang selalu basah dengan kalimah-kalimah Azza terlihat bungkam seribu bahasa. Ada apa Fee? seperti ada suara yang memecahkan suasana".

Tidak... tidak ada apa-apa.

Hari ini, berbincang mengenai Jodoh saja ya. Sista siapa?
"Fee hanya brtanya-tanya sejak kapan sosok ini berada disebelahnya? Kenapa Jodoh? ah, sista ini ada-ada saja" ucapnya sambil menutup bola mata dan menggelengkan kepala.

Langsung saja, sosok itu berkata:
"Jodoh itu ya dijemput. Bila tidak, bagaimana mungkin ia akan datang dengan cara tiba-tiba, apalagi dengan usia yang sudah terbilang akut. Coba lebih ikhtiar, tingkatkan ibadah dan niat yang mantap. Dengan izin Allah, maka akan dipertemukan dengan cara yang tidak pernah diduga sebelumnya.
Ingat, bahwa janji Allah itu tidaklah dusta, tidak pula mengada-ada. Selagi hati diluruskan dengan niat yang mantap dan kaki dilangkahkan dengan sangat tegap. Maka, tidak ada yg mustahil kerabat". :-)

Fee hanya bisa  terdiam, memandangi sosok yang sedang berbicara, ia mendengarkan dengan seksama. tetapi kenapa fee di panggil kerabat? "hati fee bertanya-tanya".

          .....bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)