![]() |
| Picture by. Farah Aissya |
Sang Ibu berkata, "Suatu masa seorang yang memiliki kejayaan akan mengalami pasang surut harta dan tahta."
...Harta dapat menjatuhkan pemiliknya ke lembah neraka. Tahtapun mampu menyeret tubuh pemiliknya ke dalam limbah penuh kobaran api yang menyala".
Setiap teringat nasehat sederhana itu....
Acap hati ini menunduk dan meneteskan air mata dikala duduk diam seorang diri. Tak berkawan. Sepi dan sunyi. Bergumam bersama angin selatan yang tak pernah memberi jawaban. Jiwa hanya tertegun. Tak bersuara.
Mengapa kesenangan itu adanya karena punya tahta? Mengapa kekayaan itu harus dengan harta?
Mungkinkah diri ini akan terjebak dengan permainan Harta dan Tahta dunia?
.
.
.
.
Sebelum terlambat, tidak ada salahnya memuhasabah jiwa yang masih di jaga kejernihannya oleh Tuhan Sang Pemilik Semesta.
Ucapkanlah pengakuan Kesalahan.
Tangkap lembaran positif yang menemani lembar kehidupan.
Jauhkan diri dari kesombongan harta...tahta.
Bukankah kita tahu bahwa kehidupan di dunia hanya senda gurau semata.
Harta dan tahta dunia hanya titipan sementara.
.
.
Duhai praktisi dunia...
Tanyakan pada diri yang sedang sibuk mengumpulkan harta dan tahta dunia. Sudah punya amalan apa saja untuk alam kedua?
Tanyakan pada diri yang sedang sibuk mengumpulkan harta dan tahta dunia. Sudah punya amalan apa saja untuk alam kedua?
You can visit Embun Pagi 1 on https://mjsenandung.blogspot.co.id/2017/01/embun-pagi-1.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)