Bismillah...
Sahabat seperjuangan.
Sungguh, sabar itu balasanya adalah surga.
Tidaklah mudah meraih surga yang didambakan, perlu usaha dan keyakinan yang tulus tanpa ada unsur lain dibelakangnya. Hanya orang-orang mulia yang percaya akan Dzat dan kekuasaan yang Maha Kuasa yang akan mampu membawa mereka ke surga.
Berbagai ujian dan cobaan yang harus dilewati, tidaklah harus untuk orang yang terkuat ataupun terkaya di dunia ini. Surga tetaplah di hadiahkan untuk mereka yang menang dalam ujian dan cobaan.
Mampu bersabar pastilah merasakan kesedihan. Bersedih hati bisa saja terjadi pada semua orang, bahkan tanpa dimintapun rasa itu sudah ada tersendiri didalam hati setiap insan. Hanya saja kita sebagai manusia dituntut untuk bisa meletakan kadar itu ditempat yang seharusnya sudah tertata.
Berbagai macam kita temui kesedihan di dunia ini. Terutama bila menjadi hamba yang sangat mendambakan surga. Cobaan menjadi semangat untuk tetap bertawakal dan sabar. Maka ujian menjadi bekal dalam meniti kehidupan di dunia.
Apapun kendala dan permasalahan hidup yang dihadapi, tetaplah yakini bahwa Allah memberi ujian itu karena tahu bahwa kita mampu melewati itu semua. Tetaplah bersabar, berdoa dan teruslah berupaya membangun kembali semangat pagi yang sudah dititipkan Allah di dalam jiwa. Memang sangat sulit untuk membangkitkan kembali hati yang terpuruk dan jiwa yang sudah terpukul. Namun semua itu harus dijadikan resep terjitu agar lebih baik dan menata kembali kehidupan yang lebih terarah.
Percayalah bahwa Allah memiliki rencana indah untuk kita. Percayalah Allah telah menyiapkan Syurga terindah untuk kita yang mampu melewatinya. Percayalah Allah itu Maha menepati janjiNya. Jangan takut, jangan risau karena sabar itu imbalannya syurga. Sepahir apapun lewatilah. Kita tahu bahwa tidakkan ada siang sebelum malam itu menghilang dan ia berubah menjadi terang.
Tetap semangat wahai jiwa yang malang, sabar menjadikan kita menang. Menang.. menang.. dan Menang.
wallahu 'alam.
**
Goresan ini ditulis untuk memotivasi jiwa dan hati yang sedang lemah bahkan saat ini mulai rapuh. Penulis memahami memang sangat sulit untuk bangkit ditengah problema yang menekan perasaan. Tetapi penulis berharap, bahwa tulisan ini dapat menginspirasi sahabat-sahabat yang mengalami tekananan dibidang apapun. Terutama untuk penulis pribadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)