Sabtu, 15 Oktober 2016

Emotional Balancing

Pertanyaan dasar untuk diri kita. Siapa sih yang tidak pernah setres? Siapa sih yang tidak pernah emosi? Ya, tentu setiap orang pernah  mengalami hal seperti ini. Bahkan dari hal yang sepele saja bisa menjadi pemicu setres seseorang. Karena setres adalah bagian dari kehidupan. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Apakah selamanya pikiran kita akan dipengaruhi oleh masalah dan emosional seperti itu? Adakah solusi untuk menetralisir dan merubah problema seperti ini? Jawabnya, Ada.

Selama dua hari berturut-turut dari tanggal 12,13 Oktober 2016 di sebuah bangunan nan tinggi menjulang, berlokasi di BCC Hotel & Residence, lantai 23 ruang Saphire, Batam. Kegiatan yang di mulai pukul 08.00 s/d 17.00 Wib. Saya dan rekan-rekan yang lain telah mengikuti sebuah pelatihan yang pasti memiliki manfaat sangat besar untuk saya dan peserta lainnya. Belajar mengenal dan memahami bagaimana watak diri sendiri, belajar untuk membuat diri sendiri merasa nyaman, belajar tentang proses gangguan emosi, dan belajar bagaimana meluapkan dan mengontrol emosi dengan berbagai tekhnik (therapy) serta belajar menerapkan hal-hal positif lainnya.

Para triner adalah orang-orang yang terlatih dan sangat profesional, mereka adalah para psikolog dari P2SDM Tunaskarya Batam. Ya, mereka adalah para lulusan psikologi yang telaten. Memberikan materi yang luar biasa. Juga memberi kami beberapa kasus untuk di pecahkan secara bersama, berdiskusi dengan masing-masing kelompok kemudian menemukan solusi serta menanggapi kasus tersebut secara bersama-sama (response-mutualisme). Kasus ini benar2 real dan memang sering ditemukan di lingkungan tempat kami bekerja. 

Selama dua hari tersebut (Rabu dan Kamis), semua peserta menikmati setiap materi yang disampaikan. Ada empat psikolog profesional yang membimbing kami. Di penghujung materi, peserta akan mempraktekkan teori yang sudah disampaikan. Melihat sejauh mana metode therapy tersebut memberikan perubahan yang positif. Dan juga untuk mengevaluasi pemahaman setiap peserta. Semua merasa nyaman dan sangat menyenangkan. Ini adalah salah satu pelatihan yang sangat mahal untuk saya secara pribadi. Mahal akan ilmu dan manfaat yang sudah diberikan oleh para triner. Tidak semua orang dapat mengikuti pelatihan dan pembelajaran seperti ini.

Beberapa macam bentuk therapy yg diberikan pada tema The Emotional Balancing ini adalah: Art Therapy, Expressive Therapy, dan Laughter Therapy. Semuanya sangat dianjurkan untuk di praktekkan. Karena memberikan ketenangan dan membuat diri merasa lebih baik dan perasaanpun kembali nyaman (plong). Tidak hanya mengenai therapy, tetapi para peserta juga diberikan bekal untuk dapat mengenali pada bagian-bagian tubuh mana saja yang dapat diketuk (tapping) agar menghilangkan/menekan emosional yang sedang dialami. Cara Tapping ini adalah tahap akhir dalam materi Balancing Therapy. Tapping adalah mengetuk ringan dengan dua ujung jari pada titik-titik tertentu di tubuh kita.  Titik-titik yang di ketuk adalah kunci-kunci dari The Major Energy Meridians. Jika di ketuk beberapa kali akan berdampak pada ternetralisasinya gangguang emosi atau rasa sakit yang kita rasakan. Karena aliran energi tubuh berjalan dengan normal dan seimbang kembali. 

Perlu di ingat untuk semua rekan-rekan atau peserta yang telah mengikuti trining maupun yang akan mengikuti berikutnya, semua ini akan jauh lebih bermakna ketika diawali dengan Set Up (niat). Set Up bertujuan untuk memastikan agar aliran energi tubuh kita terarah dengan tepat. Langkah ini bertujuan untuk menetralisir "Psychologycal Reversal" atau "Perlawanan Psikologis" (biasanya berupa pikiran negatif spontan atau keyakinan bawah sadar negatif). Setelah mengikhrarkan niat maka peserta melakukan yang disebut dengan Tune In. Ada dua contoh ketika melakukan praktek Tune In ini.  
  1. Untuk Masalah Fisik. Tune in dilakukan dengan cara merasakan rasa sakit yang kita alami. Lalu mengarahkan pikiran ke rasa sakit tersebut, dibarengi dengan hati dan mulut mengatakan, "Yaa Allah saya ikhlas, saya pasrah ..." (Boleh di contohkan dengan sebutan keyakinan manapun). 
  2. Untuk Masalah Emosi, Tune In dapat dilakukan dengan cara memikirkan sesuatu atau peristiwa spesifik tertentu yang dapat membangkitkan emosi negatif yang ingin di hilangkan. Ketika reaksi negatif itu terjadi, dapat mengucapkan hal yang sama seperti Tune In masalah fisik.
Kemudian, hal yang perlu diingat untuk semua yang pernah mengalami setres, para emosionalisme adalah mulai hari ini rubahlah cara pandang dan persepsi yang selama ini menekan diri kita sendiri. Tanamkan pikiran positif setiap saat. Perkuatlah. Pikiran dengan kemampuan persepsinya akan memberikan makna dan arti pada setiap kejadian yang kita alami. Jika persepsi terbatas, kita akan melihat lebih sedikit. Jika pikiran kita luas maka akan terlihat lebih banyak. Ingat, mengubah pikiran sebenarnya mudah. Kuncinya terletak pada persepsi dan paradigma(cara pandang) seseorang.
----
CMIIW^^

The Laught Therapy
discussion and listening material

Showing ur paint and very fun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)