Kamis, 21 Juli 2016

Aku Bersama Kehidupanku


Tepat di hari jum'at bulan ke sebelas tahun 1993 Masehi, Aku di percayakan oleh Allah untuk dapat melihat semua karunia dan ciptaannya nya yang ada di dunia.  Betapa bersyukurnya hati ini, aku dilahirkan dari seorang ibu yang luar biasa. Dan memiliki seorang ayah yang begitu bijaksana. Mereka mutiara hati di dalam tubuh ini. Tak akan pernah terganti oleh kilauan apapun yang ada di perut bumi. Mereka mengajarkan arti hidup dan apa itu kesederhaan yang hakiki. Mengajarkan makna di dalam pencapaian sebuah harapan. Mengajarkan arti meraih impian yang sejati. Dan mengajarkan semua hal yang tidak pernah ku dapati dari orang lain. Terimakasih duhai Ibuku yang senantiasa menjadi pelita di dalam kegelapan. Terimakasih duhai Ayahku yang senantiasa menjadi tokoh inspirasi di dalam perjalanan hidupku. Ayahku, Ibuku terimakasih cinta tulus dan kasih sayang mu untukku. Anakmu.

Dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga yang sederhana. Kehidupan yang apa adanya lantas tidak membuat aku dan saudara-saudaraku yang lainnya merasa berbeda dari orang-orang dan teman-teman yang memiliki kekayaan dan kelebihan di dunia. Orang tua ku dengan sangat bijak meminta untuk terus mendoakan mereka yang telah Allah beri kelebihan. Berpesan untuk terus mensyukuri setiap apa yang telah Allah berikan. Meskipun itu hidup di dalam kesederhanaan. Apabila tidak hari ini mungkin esok, minggu depan, bulan depan, tahun depan,  ataupun  beberapa tahun yang akan datang Allah akan karuniakan sesuatu yang sangat baik dan sesuatu itu tidak pernah terpikirkan oleh siapapun sebelumnya. Yang pasti rencana Sang Pencipta jauh lebih indah untuk anak-anak yang memiliki cita-cita mulia. Untuk anak-anak yang menghambakan diri hanya kepada Tuhannya. Dan sungguh akupun meyakini akan hal itu.  Terimakasih duhai Ibuku yang senantiasa menjadi pelita di dalam kegelapan. Terimakasih duhai Ayahku yang senantiasa menjadi tokoh inspirasi di dalam perjalanan hidupku. Ayahku, Ibuku terimakasih cinta tulus dan kasih sayang mu untukku. Anakmu.

Inilah sedikit cerita tentang Aku. Tentang Aku yang menjalani kehidupan dengan melalang buana di usia muda. Tentang Aku yang berpegang teguh  dengan semua amanah orang tua. Tentang Aku yang hanya ingin menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan di dunia. Tentang Aku yang akan menghambakan diri hanya kepada Sang Pencipta. Tentang Aku yang menggoreskan kisah-kisah sederhananya. Dan tentang Aku yang memiliki mimpi bahwa sepanjang perjalanan kehidupanku akan menjadi indah dengan restu orang tua dan ridho Allah azza wa jalla. Semoga setiap tulisan yang ada pada halaman dan beberapa postingan ini akan memberikan inspirasi dan tambahan ilmu untuk semua sahabat (bielalang) dimanapun berada.

Terimakasih duhai Ibuku yang senantiasa menjadi pelita di dalam kegelapan. Terimakasih duhai Ayahku yang senantiasa menjadi tokoh inspirasi di dalam perjalanan hidupku. Ayahku, Ibuku terimakasih cinta tulus dan kasih sayang mu untukku. Anakmu. Engkau akan selalu terpatri di dalam qalbuku. Disepanjang perjalanan hidupku akan selalu ku lukis wajah kasihmu. Akan ku ukir setiap amanahmu di dalam catatan kehidupanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Silahkan tinggalkan pesan :)